Ignatius Mulyono/ist
Ignatius Mulyono/ist
Hal itu dikatakan Ignatius sebelum mengikuti sidang Paripurna DPR di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 28/6).
"Saya hanya diminta menanyakan, proses tanah Menpora. Kenapa tidak selesai. Bukan Hambalang saya tanyakan ke BPN. Saya hanya menanyakan. Saya diminta tolong oleh Ketua Fraksi dan Bendahara Fraksi," ujarnya.
Karena pengakuannya yang menanyakan proses tanah Menpora itu ke BPN, Ignatius pun akhirnya sempat dimintai keterangan oleh KPK. Tapi, dia mengaku, tak merasa dijerumuskan.
"Saya tidak mersa dijerumuskan. Masak diminta tolong menanyakan tidak bisa. Alasan saya disuruh, (karena) saya sudah lama di Komisi II, dari 2004," jelasnya.
Karena saat ini kasus tersebut sedang digarap KPK, dia menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga anti korupsi itu. "Yang jelas begini, kita serahkan ke KPK. Kita hormati KPK," demikian Ignatius.
Kemarin, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum diperiksa KPK. Salah satu pertanyaan penyidik adalah apakah dirinya, selaku Ketua Fraksi saat itu, pernah menyuruh Ignatius untuk mengurus sertifikat Hambalang. "Saya jawab, saya tidak pernah menyuruh," ungkap Anas. [zul]
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 20:06
Jumat, 03 April 2026 | 19:59
Jumat, 03 April 2026 | 19:42
Jumat, 03 April 2026 | 19:18
Jumat, 03 April 2026 | 19:01
Jumat, 03 April 2026 | 18:52
Jumat, 03 April 2026 | 18:35
Jumat, 03 April 2026 | 18:31
Jumat, 03 April 2026 | 18:03
Jumat, 03 April 2026 | 17:45