Berita

ilustrasi

Riset Gunung Padang Tak Bisa Lagi Dikontraskan dengan Opini

SELASA, 26 JUNI 2012 | 06:58 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Survei yang dilakukan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, telah membuktikan bahwa daerah yang selama ini dikenal sebagai situs megalitikum itu jauh lebih luas dari yang disimpulkan sejak 1914.

Selain itu, eskavasi yang dilakukan di lereng timur memperlihatkan bahwa susunan dan jenis batu yang digunakan untuk bagungan yang tertimbun itu sama dengan batu yang di lapisan atas.

Ini artinya, dugaan situs ini terbentuk secara alamiah terbantahkan. Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Erick Ridzky kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa pagi, 26/6).

"Riset ini dilakukan secara hati-hati," ujar Erick.

Dia juga mengatakan, bukan saatnya lagi penelitian mendalam di Gunung Padang itu dibandingkan dan dikontraskan dengan opini dan perbualan semata.

"Kami sangat berharap survei pembanding yang dijanjkan Badan Geologi, Ristek dan lain-lain segera diumumkan ke publik," demikian Erick. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya