Berita

Tim Pemburu Kesulitan Rampas Aset Bank Century di Hongkong dan Swiss

RABU, 20 JUNI 2012 | 14:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Tim Terpadu Perburuan Aset Century yang dibentuk Pemerintah, Darmono mengatakan, pemerintah saat ini kesulitan merampas aset Bank Century yang ada di Hongkong dan Swiss.

Hal itu disampaikan Darmono dalam rapat Tim Pengawas Bank Century DPR dengan Tim Terpadu Pengembalian Aset Bank Century di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6).

"Otoritas Hongkong menganggap keputusan Pengadilan Jakarta Pusat belum bisa diartikan sebagai perintah perampasan. Maka, tim kita berkoordinasi dengan pengadilan Jakarta Pusat. Pihak pengadilan mengupayakan melakukan penetapan aset itu," ujarnya.

Sambung Wakil Jaksa Agung ini, di Swiss, Tim juga kesulitan merampas aset Bank Century. Sebab pengadilan Swiss menganggap putusan Pengadilan Jakarta Pusat tidak menunjukan adanya pelanggaran pidana.

"Sebaliknya, Swiss hanya melihat ada masalah administrasi negara. Ini tidak bisa dijadikan alasan merampas aset," paparnya.

Nilai aset Bank Century di Swiss kata Darmono, mencapai 155 juta dollar AS. Dan di Hongkong terdiri dari Rp86 miliar uang tunai, surat berharga 388,8 juta dollar AS dan 650,6 juta dolar Singapura dengan. "Dengan total 6 triliun rupiah," bebernya.

Untuk itu, Darmono memastikan, Timnya sedang merumuskan kembali fakta-fakta hukum dalam kasus itu agar Pemerintah Swiss mengartikannya sebagai pelanggaran pidana.

Sebagaimana diberitakan, Aset Bank Century dibawa keempat negara, yakni Hongkong, Bahama, Swiss dan Singapura. Dan rapat kali ini, hanya menyinggung soal aset di Hongkong dan Swiss. [zul]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya