Berita

PKS Tak Ingin Presiden Mendatang Tersandera

SELASA, 19 JUNI 2012 | 17:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera menginginkan banyak calon yang muncul pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Kalau PKS, mendorong konsestasi Pilpres itu banyak calon. Sehingga tidak didominasi hanya 2 atau 3 partai atau calon," ujar Wakil Sekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 19/6).

Banyak calon akan muncul bila syarat pengajuan calon presiden dipermudah. Bila dipermudah, maka tidak perlu lagi koalisi. Kalau pun koalisi dilakukan, yaitu setelah pemilihan.

"Kalau koalisi dibangun sejak pilpres, calon presiden itu tersandra sejak awal. Tapi kalau pasca pemerintahan, posisi presiden akan kuat di mata koalisinya. Dan itu penting memperkokoh sistem presidensial," beber Ketua Komisi I DPR.

Namun, Mahfudz belum mau menyebut siapa calon yang akan diusung partainya. "Kita belum diputuskan. Kalau calon kita terbuka, baik dari dalam dan luar. Nama-namanya belum muncul," dalih Mahfudz. [zul]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya