marzuki alie/ist
marzuki alie/ist
"Satu saja permintaan saya, agar dicarikan faktanya," ujar Marzuki saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Selasa, (19/6).
Fakta yang dimaksud Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini adalah, agar dicarikan, siapa yang memberikan, dimana dia memberikan, kepada siapa diberikan, apakah langsung atau ada perantaraan, bagaimana cara memberikan, dan dalam kaitan apa uang itu diberikan.
"Karena sulit dibuktikan, mari kita bersumpah atas nama Tuhan (siapa yang benar dan salah). Kita akan dilaknat tujuh turunan. Bila perlu dipocong agar suasana sakral terbangun, didepan para ulama Indonesia, dipakai lie detector," paparnya.
Marzuki tidak mau berpolemik karena agar bangsa ini tidak lagi disibukkan dengan fitnah sehingga habis waktu berpolemik. "Padahal kita harus bekerja karena masih banyak rakyat yang harus dibantu," tekannya.
Kemarin siang, Selasa, (18/6) di depan KPK, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa-Republik Indonesia (BEM-RI) menggelar menuntut Marzuki Alie untuk diperiksa karena dugaan menerima jatah dari pembahasan DPPID itu. [zul]
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21