Berita

anas urbaningrum/ist

ELEKTABILITAS DEMOKRAT ANJLOK

Anas Urbaningrum: Pemerintah Harus Tingkatkan Kinerja

SENIN, 18 JUNI 2012 | 16:43 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Partai Demokrat menjadikan hasil survei sebagai bahan evaluasi. Sekalipun, harus diingat benar, survei jelas bukanlah hasil pemilu.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 18/6), sebagai tanggapan atas hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Dari hasil survei  yang dirilis kemarin itu, Partai Demokrat disebut hanya akan memperoleh 7,5 persen suara pada Pileg mendatang, atau di bawah perolehan PDIP dan Golkar.

"Jika diasumsikan penurunan itu benar, konsentrasi PD adalah kerja keras untuk kembali menaikkan angka elektabilitas PD," kata Anas


Cara pertama untuk menaikkan elektabilitas itu, urai Anas, memastikan pemerintahan Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, untuk terus meningkatkan kinerja sehingga bisa menaikkan tingkat kepuasan rakyat. Kepuasan publik yang memadai atas kinerja Pemerintah tentu adalah basis utama keberhasilan partai pemerintah.

Kedua, kata dia, Kader-kader Partai Demokrat makin berkonsentrasi untuk melakukan kerja-kerja yang terbaik dan bermanfaat bagi rakyat.

"Tiga, terus menjaga soliditas dan kekompakan internal sebagai dasar bagi kerja-kerja organisasi yang makin baik dan bisa dilihat masyarakat bukan sebagai partai yang berkonflik," urai Anas lagi.

Selanjutnya, kata Anas, pihaknya akan mensosialisasikan capaian dan kinerja Pemerintah, berita-berita positif menyangkut partai dan kader Demokrat kepada masyarakat luas.

"Kelima, terus meningkatkan prestasi PD di dalam kompetisi politik lokal, Pemilukada. Makin banyak kader PD berhasil di dalam Pemilukada, basis dan jaringan politik di daerah akan makin kokoh," terangnya.

"Jadi, jika hasil survei turun, kami harus makin rajin bekerja. Survei penting, kerja politik dan banyak kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat lebih penting lagi. Masih ada waktu dan kesempatan untuk mengangkat kembali angka elektabilitas PD," demikian Anas.[guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya