Berita

ilustrasi

Andai Marzuki Alie Tersangka Korupsi...

KAMIS, 14 JUNI 2012 | 11:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Partai penguasa tidak berhenti menciptakan kontroversi. Terakhir kali muncul dari pidato sambutan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, saat pertemuan para pendiri dan deklarator partai di Hotel Sahid, Jakarta, kemarin malam.

Tapi, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie, menegaskan, seharusnya pidato SBY diartikan sederhana tanpa perlu perdebatan panjang.

"Kami hanya menyusung politik bersih, santun, cerdas. Jadi kalau tidak mengikuti itu, keluar saja. Itu kan normatif dan tidak ada sesuatu yang aneh," lugas mantan Sekjen Demokrat itu kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/6).


Apa yang disampaikan SBY, kata Marzuki, sangat jalas dan terang.

"Kalau tersangkut (kasus korupsi), dan sudah dikatakan tersangka, berhenti saja," ulang dia.

Dia bahkan mengandaikan dirinya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

"Kalau saya pasti sudah mengundurkan diri. Prinsip saya, kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka lebih baik mengundurkan diri," tegas dia.

Salah satu kader ternama yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK namun belum mengundurkan diri dari partai adalah bekas Wakil Sekjen Demokrat, Angelina Sondakh. Apa kata Marzuki?

"Ya, mengundurkan diri saja," seru dia. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya