Berita

POLITISI VOKAL DIINCAR

Gus Choi Tentukan Sikap Setelah Ada Putusan Inkrah MA atas Gugatan terhadap Cak Imin

KAMIS, 07 JUNI 2012 | 18:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Effendy Choirie mengaku dipecat dari DPR dan keanggotaan partai oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat membela hak-hak rakyat di parlemen. Yaitu, saat mendukung Pansus Hak Angket Century; Angket Mafia Pajak dan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Karena dipecat saat memperjuangkan aspirasi rakyat, Gus Choi, demikian ia akrab disapa, merasa perlu melakukan pembelaan terhadap hak-hak konstitusionalnya melalui jalur hukum.

"(Ini) sekaligus memberikan pembelajaran demokrasi bagi setiap pemimpin partai agar tidak sewenang-wenang terhadap anggotanya hanya karena perbedaan pendapat," ujarnya saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Kamis, 7/6).

Gus Choi mengungkapkan hal tersebut saat dikonfirmasi apakah betul dirinya ditawari Partai NasDem maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemiluhan Umum 2014 mendatang.

Sebagai salah seorang kader yang terlibat pada proses lahir dan tumbuh kembangnya PKB, Gus Choi mengaku punya hak untuk membela hak-haknya atas kesewenang-wenanganya pimpinan partai melalui jalur-jalur yang  bermartabat sampai menang atau dikalahkan.

"Apabila menang, tentu saja saya tetap anggota PKB dan DPR PKB sampai 2014. Apabila dikalahkan melalui putusan inkrah MA, maka saya akan melihat situasi dan kondisi politik yang ada," ungkapnya.

"Tapi yang jelas, berjuang dengan tetap menjaga idealisme, integritas, dan terus berpihak pada kepentingan rakyat akan terus saya lanjutkan dimanapun dan apapun partainya (alat perjuangannya)," sambungnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya