Berita

andi arief/ist

Andi Arief: SBY Harap Polemik Ibu Ani Nyapres Distop

RABU, 30 MEI 2012 | 21:34 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Wacana tentang pencalonan Kristiani Herrawati Yudhoyono sebagai presiden dalam Pilpres 2014 mendatang yang dikembangkan sejumlah kader Partai Demokrat ternyata mengusik keluarga Cikeas.

Dalam berbagai kesempatan di depan kader Partai Demokrat dan kalangan internal istana, SBY telah berkali-kali mengatakan bahwa dirinya tidak ingin memperpanjang kekuasaan. SBY juga menegaskan istri maupun anaknya tidak akan mencalonkan diri dalam pilpres.

Demikian ditegaskan salah seorang Staf Khusus Presiden Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online, di Jakarta, Rabu petang (30/5).

"Kita mesti belajar tentang demokrasi. Dalam demokrasi itu ada unsur yang paling penting, yaitu kekuasaan. Dan sifat kekuasaan selalu menggoda. Termasuk dalam bentuk kroni dan klik," ujar SBY seperti ditirukan Andi Arief.

Menurut Andi, dia mendengar pernyataan itu terakhir kali tiga hari lalu.

"Karena itu," sambung SBY masih seperti ditirukan Andi Arief, "saya tidak akan memaksakan diri agar istri dan anak saya mencalonkan diri ataupun dicalonkan oleh pihak lain sebagai presiden."

Menurut Andi Arief yang membidangi urusan bantuan sosial dan bencana alam ini, SBY meminta kepada para staf khusus untuk menyebarkan sikap ini kepada masyarakat agar menjadi jelas.

Merujuk pada pernyataan SBY itu, Andi Arief mengimbau kader Partai Demokrat menangkap sinyal yang tegas dan nyata itu dengan tidak lagi membesarkan dan menstop wacana pencalonan Ibu Ani Yudhoyono sebagai presiden. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya