Berita

fauzi bowo/ist

Nusantara

Prof. Agus Suradika: Ihsan Tersesat, Fauzi Bowo Tak Punya Cacat Moral

RABU, 30 MEI 2012 | 10:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta tidak pernah menyampaikan pernyataan mendukung salah satu calon gubernur DKI Jakarta. Karena Muhammadiyah, tidak dalam kapasitas untuk melakukan dukung-mendukung.

Hal itu tegaskan Ketua Umum PWM DKI Jakarta Prof. Agus Suradika kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini menanggapi pernyataan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kayu Manis, Jakarta Timur, M. Ihsan.

"Yang dilakukan adalah banyak warga Muhammadiyah ingin memberikan suaranya kepada Pak Fauzi Bowo. Maka membentuk yang namanya Forum Matahari Jakarta. Ihsan juga tidak bisa memakai Forum Ranting Muhammadiyah. Karena ketua ranting itu institusi," jelas Prof. Agus.

Gurubesar Universitas Muhammadiyah DKI Jakarta ini melihat cara berpikir Ihsan tersesat. Karena itu dia mengimbau agar Ihsan meluruskan pikirannya. Muhammadiyah, tekan Prof. Agus, bukan organisasi politik. Karena itu tidak perlu melakukan kontrak politik. Menurutnya, yang melakukan kontrak politik itu adalah partai politik.

"Yang kita lakukan adalah dukungan moral, suara moral pada siapapun calon. Kita mau buat kontrak moral. Makanya yang akan kita minta adalah bagaimana pemikiran cagub itu dalam aspek moral. Kalau Pak Fauzi Bowo sudah sering datang ke Muhammadiyah dalam kapasitas sebagai gubernur. Kita mencatat, sukar untuk mencari kesalahan moral Pak Pak Fauzi Bowo. Karena memang belum ada cacat moralnya," ujar Prof. Agus.

Prof. Agus menjelaskan, PWM memang sengaja tidak berinisiatif mengundang para calon. Tapi siapapun calon yang datang ke Muhammadiyah, akan diterima dengan tangan terbuka. "Besok PKS akan datang. Kita terima dengan tangan terbuka. calon lain kalau datang silakan," bebernya.

Meski begitu Prof. Agus tampaknya tidak membantah kalau dirinya mendukung Fauzi Bowo. Tapi dia punya alasan tentang hal tersebut.

"Kalau Ihsan tidak bisa membedakan, saya harus bisa membedakan kapan saya berperan sebagai Ketua Muhammadiyah, kapan sebagai Wakadis Pendidikan DKI Jakarta dan kapan saya berperan sebagai warga Muhammadiyah yang menyuarakan suara kepada Pak Fauzi Bowo. Jadi itu sederhana untuk melihat jika kita tidak ada tendensi," ungkapnya.

Karena itu dia tidak habis pikir kenapa Ihsan terus mempersoalkan sikap Muhammadiyah terkait pemilihan kepala daerah DKI Jakarta ini.

"Kemarin saya telepon dia, tapi tadi diangkat. Saya juga ingin berdiskusi. Saya tidak tahu apa tujuan Ihsan seperti itu. Yang jelas, soal Jakarta lebih tahu saya lah dibanding dia," tutupnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya