Berita

saleh husin

TRAGEDI SUKHOI

Tak Mendapat Jawaban yang Memuaskan, Komisi V DPR Bentuk Panja

SELASA, 29 MEI 2012 | 11:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Anggota Komisi V DPR belum puas atas keterangan dan penjelasan yang diberikan Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, Kelapa Basarnas, Ketua KNKT, Dirut PT. Angkasa Pura II, dan Dirut PT. Trimarga Rekatama, dalam rapat kerja kemarin terkait kecelakaan pesawat Sukhoi Suprjet 100.

"Kami para anggota komisi belum begitu puas dengan jawaban-jawaban yang disampaikan oleh pihak-pihak yang kami  undang. Terlihat jawaban-jawabannya banyak yang masih ngambang," kata anggota Komisi V DPR, Saleh Husin di Geung DPR, Senayan Jakarta, Selasa, (29/5).

Yang aneh adalah bahwa berbeda antara pesawat yang mendapatkan ijin terbang dengan pesawat yang akhirnya melakukan demo penerbangan pada Rabu 9 Mei lalu.

"Yang membuat kami agak tersentak, yaitu pihak perhubungan baru mengetahui setelah kejadian kalau nomor pesawat yang diurus itu 97005 tapi yang terbang 97004," ungkapnya.

Pertanyaan berikutnya, kenapa pihak Air Traffic Controller (ATC) Bandara Soekarno-Hatta mengijinkan pesawat buatan Rusia itu turun dari ketinggian 10.000 ke 6000 kaki di sekitar Bogor. "Padahal kita tahu di depannnya ada gunung Salak dimana rutenya dari Halim menuju ke Pelabuhan Ratu," tuturnya.

Dalam raker kemarin, Komisi V kata Saleh juga meminta kepastian tentang santunan asuransi yang dibayarkan harus sesuai dnegan Permen 77/ 2011 yaitu sebesar 1,250 M. "Nah, dari jawaban-jawaban banyak yang masih ngambang, maka komisi V membentuk Panja (Panitia Kerja) kecelakaan Sukhoi. Agar kami dapat memperdalam masalah ini," tambahnya. [zul]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya