Berita

hatta rajasa/ist

Hatta Rajasa Tetap Tak Mau Bicara Capres

MINGGU, 27 MEI 2012 | 20:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Rapat Koordinasi Nasional rutin digelar Partai Amanat Nasional setiap tahun. Rakornas kali ini mengangkat tema Menuju 2 Digit Melalui Penguatan Ideologi dan Struktur Partai. Selain itu juga Rakornas menindaklanjuti keputusan-keputusan Rakernas Desember 2011 lalu dan kesiapan menghadapi pemilihan umum dan pemilihan presiden 2014.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa dalam jumpa pers pers di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta malam ini (Minggu, 27/5).

Turut hadir dalam jumpa pers itu, Ketua MPP PAN, Amien Rais; Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan; Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajat Wibowo; dan Ketua DPP PAN bidang Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) Achmad Hafisz Tohir

"Napas organisasi adalah sampai ke semua pelosok. Badan POK bertanggung jawab mengembangkan struktur dan penjaringan kader sampai sub rayon," jelas Hatta.

Dalam kesempatan tersebut, Hatta menegaskan, pihaknya harus sukses dalam menghadapi pemilihan legislatif dan disusul pemihan presiden.

"Kita mensiapkan sukses pada pemilihan umum 2014, menuju 2 digit. Dengan artian target kita tiap dapil kita dapat kursi, yaitu 77 kursi," jelasnya.

Karena itulah, PAN sudah memulai proses pencalegan sejak dini, mulai dari daerah-daerah. PAN membuka ruang bagi tokoh masyarakat, pemuda yang memiliki potensi untuk jadi caleg dan ingin masuk politik.

Namun, saat disinggung kesiapan dirinya menjadi calon presiden, Hatta berkelit.

"Sekarang kita akan sampaikan. Sebagaimana layaknya sebuah parpol, pasti bangga pada kadernya. Saya selalu mengatakan, 2012 dan 2013 adalah tahun bekerja, bekerja, dan bekerja. Tahun politik itu adalah 2014. Masalah pencapresan, kita serahkan pada Rakernas," elaknya.

Pada Rakernas Desember 2011 lalu, PAN sudah resmi mengusung Hatta Rajasa sebagai capres. [zul]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya