Berita

dahlan rais

Pemuda Muhammadiyah harus Jadikan Masjid sebagai Basis Gerakan

JUMAT, 18 MEI 2012 | 07:41 WIB

Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais memuji Pemuda Muhammadiyah yang tepat waktu dalam melaksanakan Tanwir I. Pelaksanaan Tanwir setelah Muktamar tahun lalu merupakan indikasi organisasi yang tertib.

"Dari tertib musyawarah itu akan diikuti kegiatan-kegiatan yang merupakan bagian dari produk musyawarah itu," ujar Dahlan saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah dengan tema Peneguhan Eksistensi dan Partisipasi Pemuda Muhammadiyah dalam Pembangunan Nasional di Hotel Grand Mahkota, Pontianak, Kalimantan Barat (Kamis, 17/5).

Dalam tausyiahnya, dia mengimbau Pemuda Muhammadiyah untuk menjadikan semua kegiatan bertujuan membuat para anggotanya dan pemuda pada umumnya mencintai Islam, Alquran dan masjid.

"Ini satu tantangan yang serius bagi Pemuda Muhammadiyah. Hemat kami, Pemuda Muhammadiyah harus kembali ke masjid untuk dijadikan basis gerakan, yang selama ini dalam pengamatan banyak orang sedikit terlupakan," jelasnya.

Adik kandung Amien Rais ini juga mengingatkan Pemuda Muhammadiyah untuk melakukan peneguhan identitas dakwah yang bisa dilakukan salah satunya lewat serangkaian pelatihan-pelatihan. Karena menurutnya, dari tema yang diangkat itu, yang terpenting adalah bagian pertama, Peneguhan Eksistensi. Keberhasilan yang pertama akan menentukan bagian kedua, yaitu Partisipasi Pemuda Muhammadiyah dalam Pembangunan Nasional.

"Di samping pelatihan kepemimpinan, mestilah ada pelatihan khusus sesuai dengan kompleksitas dan pembidangan yang ada di Muhammadiyah khususunya dan di masyarakat pada umumnya," imbuhnya.

Dakwah dalam pengertian luas, termasuk di dalamnya adalah politik. Muhammadiyah tidak menabukan politik. Karena itu pelatihan pendidikan politik juga perlu dilakukan agar kader Pemuda Muhammadiyah tidak telmi atau telat mikir saat berpartisipasi atau memasuki bagian kedua, yang tercantum dalam tema Tanwir kali ini.

Sebagai organisasi pembaharu, Muhammadiyah juga tidak bisa dilepaskan dari tajdid. Makanya harus digelar pelatihan tajdid. "Tajdid Muhammadiyah menempatkan akal bagian terpenting dalam memahami agama. Mencoba memahami agama lewat tajdid yang dilakukan untuk kesejahteraan rakyat pada umumnya," demikian dahlan. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya