Berita

perlawanan mahasiswa/ist

Satukan Tekad Gugat SBY-Boediono, Mahasiswa Se-Indonesia Ngumpul di Makassar

KAMIS, 17 MEI 2012 | 18:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Berbagai mahasiswa yang mengatasnamakan diri Komando (Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia) akan menggelar pertemuan untuk menyatukan komitmen untuk menggugat SBY-Boediono mundur dari jabatannya.

Humas Komando, Yudi Rijali Muslim mengatakan, pertemuan ini akan dilakukan pada 18-19 Mei 2012 di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pertemuan ini kita lakukan, karena kita melihat pemerintahan sekarang melakukan penghianatan terhadap proklamasi, pembukaan UUD 45, pancasila dan trisakti," kata Yudi Rizal Muslim saat dihubungi Rakyat Merdeka Online Kamis petang, (17/5).


Bukti bahwa pemerintahan SBY-Boediono melanggar empat hal tersebut adalah masih banyaknya sektor pertambangan Indonesia yang dikuasi asing. Lalu, harga bahan bakar minyak yang menyentuh hajat hidup orang banyak masih mengikuti pasar internasional.

Selain itu, Komando juga akan memperkuart maklumat mahasiswa yang sempat ditelurkan beberapa waktu lalu. Maklumat mahasiswa itu diperkuat dengan kondisi objektif di tiap-tiap daerah.

"Kita pun meminta agar SBY diadili seadil-adilnya. Terakhir, kami mendesak agar mandat MPR/DPR dicabut," tegas Yudi yang bekas Presiden Mahasiswa Unpam ini.

Selain itu, lanjut Yudi, Komando Juga mengecam kepada pihak Polri yang masih terus melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dalam bentuk kriminalisasi Gerakan Mahasiswa.

Sebelum konsolidasi, ujar Yudi, pihaknya akan melakukan dialog nasional.

"Ini semua dalam rangka maklumat bersatu, yaitu menurun pemerintahan SBY-Boediono," demikian Yudi.[arp]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya