Berita

maruarar sirait/ist

Indonesia Akan Lebih Baik Bila Dipimpin Megawati Soekarnoputri

RABU, 16 MEI 2012 | 12:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Fakta yang tidak bisa dipungkiri, berdasarkan berbagai hasil survei, tingkat elektabilitas Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri paling tinggi dibandingkan dengan calon presiden yang lain.

Bahkan, masih berdasarkan beragam survei itu, bila dibandingkan dengan suara PDI Perjuangan sendiri, suara untuk Megawati jauh lebih tinggi. Artinya, puteri Bung Karno itu masih sangat layak untuk maju sebagai capres dalam Pilpres 2014, dan masih dipercaya oleh publik di luar konstituen PDI Perjuangan.

Karena itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait, menegaskan bahwa secara pribadi dirinya mendukung Megawati untuk kembali berlaga. Kepada Rakyat Merdeka Online di gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 16/5), Maruarar pun menilai Indonesia akan lebih baik bila berada di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputi.


"Bu Mega bisa membenahi bidang ekonomi, hukum dan pluralisme," kata Ara, panggilan akrab Maruarar Siarit, yang juga Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih.

Presiden Megawati memang belum memimpin Indonesia secara utuh dan penuh. Pada tahun 2001, Megawati hanya meneruskan pemerintahan KH Abdurrahman Wahid yang berhenti di tengah jalan.

Terkait dengan pernyataan Taufik Kiemas yang bekali-kali menekankan agar Megawati tidak maju lagi, Ara menilai pernyataan tersebut sah-sah saja dan dia sangat menghormatinya. Namun keputusan capres dari PDI Perjuangan, sebagaimana amanat Kongres Bali, berada di tangan Megawati sendiri, dan bukan berdasarkan pernyataan Taufik Kiemas. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya