Berita

lukman hakim saifuddin/ist

SBY Harus Keluarkan Perpres agar Pemerintah Berikutnya Lanjutkan Penuntasan Kasus HAM

SENIN, 14 MEI 2012 | 14:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, Presiden SBY harus mengeluarkan peraturan presiden yang meminta pemerintahan berikutnya terus melanjutkan pengusutan kasus kerusuhan Mei '98.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin lewat keterangan tertulis yang diterima siang ini (Senin, 14/5).

Bila itu sudah dilakukan, termasuk membentuk pengadilan HAM ad hoc, kesediaan Presiden SBY yang akan meminta maaf kepada seluruh korban pelanggaran HAM berat di masa lalu itu berada dalam satu skema penuntasan yang lebih menyeluruh berjangka panjang.

"Semua kita harus mendorong dan mendukung penuh Presiden SBY untuk meletakkan rencana permintaan maafnya itu dalam sebuah skema yang lebih menyeluruh, yang menggerakkan semua institusi negara penegak hukum untuk bersinergi lakukan pengusutan secara tuntas terhadap semua pelanggaran HAM masa lalu," tandas politisi PPP ini.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Albert Hasibuan, sebelumnya mengungkapkan, atas nama negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meminta maaf kepada seluruh korban pelanggaran HAM berat pada masa lalu sebelum habis masa jabatannya. Alasannya, beban sejarah Indonesia harus segera diselesaikan. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya