Berita

Mampu Bikin Robot Kapal Selam, Indonesia Gelar Pameran Robotik Internasional

JUMAT, 11 MEI 2012 | 16:36 WIB | LAPORAN:

RMOL. World Robotic Explorer atau rumah yang mengedukasi teknologi robotik bagi anak-anak  akan diperbanyak di seribu tempat atau rumah di seluruh Indonesia. Uniknya lagi,  pembangunan rumah robotik pertama di luar kota Jakarta akan dibangun di satu daerah yang masih alami di Kabupaten Sumba Barat Daya (NTT).
      
"Kita ingin terjadinya pemerataan, maka kita akan mulai membangun rumah robotik di luar Pulau Jawa yaitu di Kabupaten Sumba Barat Daya yang kemudian disusul di daerah lain. Kita juga sudah mensurvei untuk membangun di kota Tegal dan Surakarta,” kata Komisaris World Robotic Explorer (Rumah Robot)  Rizal Haryanto di Jakarta, Jumat (11/5).
     
Dia juga mengungkapkan, tujuan mengedukasi anak-anak sejak dini melalui rumah robot agar bisa mengantisipasi terjadinya lompatan teknologi yang terus berkembang.


“Jangan sampai teknologi robot berkembang di ASEAN dan kita menjadi norak karena tidak tahu. Nah, sejak awal kita perkenalkan teknologi robotic ini,’’ terangnya.
     
Menurut Rizal, saat ini World Robotic Explorer atau Rumah Robot pun sudah masuk lebih dari 40 sekolah nasional dan internasional. Tidak hanya dalam program ekstra kurikuler tapi menjadi  bagian pelajaran di sekolah.
   
Dalam kesempatan itu  ditandangani MOU kerjasama kemitraan antara World Robotic Explorer/Rumah Robot diwakili Direktur World Robotic Jully Tjindrawan, Exhibiton Consultant Handini Puspasari dan Pemda Sumba Barat Daya diwakili Bupati dr Kornelius Kodi Mete.
   
“Ini sebuah kehormatan, karena meskipun  di Sumba Barat Daya kehidupannya  masih  alami, tapi kami sudah mulai menerima rangsangan edukasi teknologi robotic. Kita berharap dengan lompatan ini akan mengedukasi anak-anak di Sumba Barat Daya dan memberikan proses memajukan sumberdaya manusia yang akhirnya berdampak terhadap pembangunan masyarakat di daerah kami,’’ kata Bupati Sumba Barat Daya Kornelius Mete.
     
Dengan begitu, Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi kota kedua berdirinya  Rumah Robot  yang akan  mengedukasi anak-anak tentang teknologi robotic. Saat ini baru terdapat satu Rumah Robot yang berdiri di ibukota dan berlokasi di Thamrin City.
       
Selain berencana mengembangkan seribu rumah robot di Indonesia, World Robotic Explorer juga berencana menggelar  pameran robot tingkat internasional yang diikuti juga oleh sejumlah peserta dari lima negara lainnya.
Acara itu sendiri dijadwalkan berlangsung 12-16 Juni 2003 dengan tajuk Indonesia Robotic Exhibiton Next Generation 2013 atau disingkat IRENG 2013 yang akan berlangsung di Central Park, Jakarta.
     
Dalam pameran itu, kata Exhition Consultant Handini Puspasari, akan ditampilkan perkembangan robot dunia dari berbagai sektor mulai dari robot yang digunakan dalam bidang industri, robot untuk kegunaan kesehatan dan robot untuk dunia hiburan dan permainan (edutainment robots).
       
Kendatipun masih tergolong  teknologi yang baru, tapi di Indonesia sendiri teknologi robotic sudah sejak lama dikembangkan.

Menurut Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan BPPT Arya Rezavidi, MEE, Phd, Teknologi robotic sudah dikembangkan di sejumlah Perguruan Tinggi dan Universitas dengan  mendesain ciptaan sendiri dan membentuk suatu study group.

“Kita  juga sudah masuk tahapan  membuat robot untuk penggunaan industry ataupun militer,’’ terangnya.
     
Beberapa karya robot buatan dalam negeri yang juga dikembangkan BPPT, kata dia, diantaranya penggunaan pesawat tanpa awak. Bahkan, saat ini tengah dikembangkan pembuatan kapal selam tanpa awak untuk militer.

“Jadi robot bisa dipekerjakan di air bahkan untuk menyelam karena tidak membutuhkan oksigen,’’ terangnya.
     
Dia mengakui perkembangan teknologi robotic di beberapa negara sudah jauh berkembang.

“Karena itu kami menyambut baik eksebisi robot internasional yang diselenggarakan di Indonesia, bahkan diisi dengan sejumlah seminar  yang diharapkan memberikan nilai tambah pengembangan penerapan teknologi bagi masyarakat,” pungkasnya. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya