Berita

ilustrasi/ist

PILPRES 2014

Mekanisme Penjaringan Capres Bikin Demokrat Mulai Terbelah

RABU, 09 MEI 2012 | 12:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Sangat terbuka kemungkinan Partai Demokrat menjaring capres dan cawapres melalui mekanisme konvensi.

Demikian disampaikan Ketua DPP Demokrat, I Gede Pasek Suradika, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 9/5)

Namun demikian, anggota Komisi II ini menegaskan bahwa kewenangan untuk menentukan mekanisme penjaringan capres  berada di tangan Majelis Tinggi yang dipimpin langsung oleh SBY. Dan mekanisme ini baru akan dibahas setelah pemilu legislatif 2014.


Soal mekanisme penjaringan capres ini, nampaknya Demokrat belum satu suara dan mulai terbelah. Untuk pertama kali, mekanisme konvensi sebagaimana pernah dilakukan oleh Golkar di era kempimpinan Akbar Tanjung ini disuarakan oleh anggota Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarok.

Di sisi lain, Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan menilai bawa metode konvensi ini menyalahi aturan. Sebab dalam AD/ART partai secara tegas disebutkan bahwa penjaringan capres dilakukan oleh Majelis Tinggi partai. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya