Berita

ilustrasi buruh

Menteri Agung Pastikan Pembangunan RS untuk Buruh akan Dijalankan

MINGGU, 06 MEI 2012 | 09:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Instruksi Presiden SBY kepada jajarannya untuk membangun sejumlah rumah sakit yang didedikasikan bagi buruh dan keluarganya dipastikan akan direalisasikan.

Pelaksananya adalah Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintahan Daerah, dan PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja atau (Jamsostek).

"Pemda nanti sebagai pelaksanaannya. Ini adalah bentuk pencegahan, pengobatan. Ini adalah pelayanan buat pekerja," ujar Menko Kesra Agung Laksono di kawasan Monas, DKI Jakarta, pagi ini (Minggu, 6/5).

Dia mengungkapkan, kelak, semua pekerja yang akan berobat di rumah sakit itu tidak dipungut biaya. Tapi, harus menjadi anggota Jamsostek dan membayar iuran.  "Semua kesehatan dasar, yang menyelematkan jiwa, seperti sakit jantung dan kecelakaan. Untuk ganti gigi tidak,"  ucapnya sambil tertawa, saat ditanya penyakit apa saja yang mendapat layanan gratis.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga memastikan, bahwa pembangunan rumah sakit itu akan dibangun di beberapa daerah yang menjadi pusat para buruh bekerja. "Nanti akan dibangun dekat dengan karyawan, tempat yang central, seperti di Jakarta, Jawa, Bekasi Tangerang, Batam, Sulawesi," bebernya.

Tapi, Agung tak memerinci berapa besaran anggaran yang dibutuhkan untuk membangun rumah sakit itu. "Perencanaannya dulu, baru kita anggarkan. Pokoknya dananya ada, cukuplah," katanya meyakinkan.

Rencana pembangunan rumah sakit ini juga tidak akan terhalangi meski saat ini jabatan Menkes kosong, setelah Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia dan sampai saat ini belum ada penggantinya.  "Tidak ada masalah, Wamen (Wakil Menteri Ali Mukti Ghufron) berjalan. Kan ada Wamen," demikian Agung. [zul]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya