Berita

Waduh, KPK Pimpinan Abraham Samad Disebut Seperti Keong

KAMIS, 19 APRIL 2012 | 17:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Masyarakat mulai kecewa melihat lambannya KPK di bawah pimpinan Abraham Samad menuntaskan kasus-kasus besar. Bukannya mengusut tuntas kasus yang menjadi perhatian publik, saat ini KPK malah diterpa isu pecah kongsi, protes dari penyidik dan hilangnya berkas tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games Anglena Sondakh.

"Sekarang lembaga KPK sangat lambat, seperti keong," tegas Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane, dalam diskusi "Apa Kabar 100 Hari KPK?" di ruang wartawan Nusantara III DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (19/4).

Neta meminta pimpinan KPK, khususnya Abraham segera mrealisasikan janji-janjinya pada saat fit and proper test di Komisi III DPR. Karena itu, Neta meminta LSM, mahasiswa, pers dan masyarakat selalu mengingatkan KPK dengan janji-janji yang telah disampaikan, termasuk dengan cara demo.

"Kalau sampai 120 hari ke depan Abraham belum merealisasikan janji-janjinya, kita minta Abraham pulang kampung. Kalau nggak ada tiketnya, kita patung-patungan untuk beli tiketnya," sindirnya.

Neta pun setuju dengan usul pembubaran KPK kalau kinerja lembaga itu masih jeblok. Karena anggaran KPK sangat besar.

"Kalau seperti ini terus, saya setuju KPK dibubarkan dengan menguatkan lembaga Kejaksaan dan Kepolisian. (Tapi) ini juga akan jadi dilema. Karena Kejaksaan dan polisi belum menunjukkan yang baik selama ini," sambungnya. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya