Berita

ilustrasi

Inggris Cari 20 Pesawat Tempur Pasca Perang Dunia II

SABTU, 14 APRIL 2012 | 16:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Otoritas Inggris dan Burma akan bekerja sama untuk mencari 20 pesawat tempur yang disembunyikan di Burma pada akhir masa Perang Dunia II.

Kasus hilangnya pesawat itu mengemuka ketika Perdana Menteri Inggris David Cameron bertemu dengan Presiden Burma Thein Sein. Sumber dari kantor PM di Downing Street mengatakan ini merupakan kesempatan untuk bekerja sama dengan pemerintah reformasi Burma.

Pesawat-pesawat itu dikuburkan pada tahun 1945 oleh RAF karena khawatir akan digunakan atau dihancurkan oleh pasukan Jepang. beberapa pakar dari universitas Leeds dan para akademisi di Rangoon yakin bahwa mereka dapat mengidentifikasi lokasi pesawat yang hilang tersebut dengan menggunakan tekhnik radar.


Beberapa sumber di Downing Street menyatakan bahwasannya, "Pesawat tempur jenis Spitfire tersebut merupakan yang pesawat tempur yang terpenting dalam sejarah penerbangan dan memainkan peran besar dalam Perang Dunia II lalu."

Pemerintah Burma melakukan sejumlah reformasi sejak berkuasa pada 2010 lalu. Sebelumnya negara itu diperintah oleh Junta militer. [mar]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya