chusnul mariyah/ist
chusnul mariyah/ist
RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau Panitia Pengawas Pemilu daerah (Panwaslu) selama ini tidak memperlihatkan fungsi sesungguhnya. Meski begitu, badan beranggotan lima orang itu sudah terlanjur menghabiskan anggaran negara yang besar.
"Seharusnya tidak diperlukan (Bawaslu) lagi, karena hanya membuang-buang uang saja. Serahkan saja pada pimpinan agama dan masyarakat, seperti NU, Muhammadiyah, Gereja-Gereja, kampus, biar mereka yang mengawasi," kata mantan anggota KPU, Chusnul Mariyah, dalam diskusi Perspektif Indonesia bertema "Warna-warni DPR dan DPD dalam UU Pemilu yang Baru" di ruang wartawan DPD, Jakarta, Jumat (13/4).
Menurut dia, dalam konteks saat ini menuju Pemilu 2014, yang mesti ditingkatkan adalah pengawasan pada KPU setelah DPR mengesahkan penggunaan angka ambang batas parlemen 3,5 persen secara nasional.
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 20:06
Jumat, 03 April 2026 | 19:59
Jumat, 03 April 2026 | 19:42
Jumat, 03 April 2026 | 19:18
Jumat, 03 April 2026 | 19:01
Jumat, 03 April 2026 | 18:52
Jumat, 03 April 2026 | 18:35
Jumat, 03 April 2026 | 18:31
Jumat, 03 April 2026 | 18:03
Jumat, 03 April 2026 | 17:45