Berita

presiden sby/ist

Ramadhan Pohan: Kami yang Sering Curhat ke SBY

RABU, 11 APRIL 2012 | 12:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Dalam bocoran lengkap pidato Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, tercatat kekecewaan SBY terhadap anggota koalisinya yang suka ingkar dalam proses politik terkait rencana harga BBM lalu.

Dalam pidato di kantor DPP Demokrat pada Minggu 1 April itu, SBY juga menyatakan kegeramannya kepala-kepala daerah yang membangkang pada kebijakan pemerintah pusat. SBY juga menyindir mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang sempat memerintahkan kadernya turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM.  

Wasekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan menolak kalau pidato pimpinannya itu dianggap terlalu berlebihan dan menunjukkan ciri pemimpin yang suka mengeluh.


"(SBY) tidak pernah curhat ke kader, kalau kita curhat ke SBY itu yang sering. Intinya memberikan pencerahan kepada kita untuk menampilkan konsistensi dari A sampai B," kata Ramadhan kepada wartawan di gedung DPR , Rabu (11/4).

Dia tegaskan bahwa SBY tidak pernah mempermasalah pemberontakan anggota koalisinya sebelum keputusan akhir soal harga BBM diambil, selain sikap PKS yang dari sejak awal memang suka membangkang.

Ramadhan lagi-lagi membela argumentasi Partai Demokrat bersama pemerintah yang tetap bertahan pada opsi kenaikan harga BBM. Menurutnya, kalau SBY mau aman citranya, SBY tinggal melakukan pinjaman luar negeri yang pembayarannya dibebankan ke presiden selanjutnya.

"Soal BBM subsidi ini harus dikurangi, diarahkan ke yang miskin. Kalau misalnya SBY mau aman, tinggal pinjam luar negeri dan mengutang, tapi itu tidak dilakukan SBY. Kalau itu dilakukan meninggalkan beban kepad presiden yang selanjutnya," ujarnya.[ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya