nazaruddin/ist
nazaruddin/ist
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disarankan tak hanya mengandalkan kerja-kerja kepolisian dalam menangkap Neneng Sri Wahyuni, tersangka suap Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Sebaliknya, KPK harus lebih aktif menelusuri dimana Neneng bersembunyi dengan membuat tim pelacak sendiri, sama seperti pada saat melakukan perburuan terhadap Nunun Nurbaetie Daradjatun.
"Caranya, KPK bekerjasama dengan KPK negara lain," kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki) Boyamin Saiman kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 7/4).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01
Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55