Berita

ilustrasi

Blitz

Tahapan Pilkada DKI Tak Akan Terganggu

Juri Ardiantoro Naik Pangkat Jadi Anggota KPU Pusat
SELASA, 27 MARET 2012 | 08:51 WIB

RMOL. Ketua KPU DKI Jakarta, Juri Ardiantoro, menjamin tahapan Pilkada Jakarta tak akan terganggu meski dia terpilih menjadi anggota KPU Pusat. Ketua Komisi II DPR menilai Juri tak usah terburu-buru mundur dari kursi Ketua KPU Jakarta, sampai ada ketua KPU Jakarta yang baru terpilih.

Juri menyatakan proses pergantian dirinya di KPU Jakarta tak akan meng­ganggu tahapan Pilkada. Se­bab keempat anggota KPU lain­nya yakni; Dahlian Umar, Jamaluddin F Hasyim, Sumarno, dan Aminullah su­dah sangat mumpuni meng­gelar pilkada.

“Saya sudah otomatis diganti. Dan proses pergantian tersebut su­dah kita  persiapkan sejak lama. Jadi semua program KPU Jakarta ter­masuk pe­laksanaan pilkada tinggal jalan saja,” ujar Juri saat dijumpai di Ge­dung KPU DKI Jakarta, kemarin.

Juri memastikan, bulan depan sudah tidak lagi berkantor di KPU Jakarta. Dia akan berkantor di Se­kretariat KPU Pusat di Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat.

“Jadi nggak perlu surat pengun­du­ran diri karena kan otomatis pu­tus,” tambah Juri.

Terkait siapa yang akan meng­gantikannya, Juri mengatakan tak perlu  ada seleksi lagi. Penggantinya cukup diambil dari calon anggota KPU Jakarta yang nilainya berada di bawahnya saat seleksi dulu.

“La­gi­pula kosong juga saya kira tidak ada masalah,” tambah Juri.

Agun Gunanjar Sudarsa, Ketua Ko­misi II DPR yang turut menye­leksi Juri saat menjadi calon anggota KPU Pusat menilai tak masalah jika Juri harus rangkap jabatan.

“Kalau sudah ada penggantinya otomatis diganti. Tapi selama belum ada, rangkap jabatan pun tak masa­lah. Jadi biar saja berproses. Sebagai Ketua KPU Jakarta biarkan dia me­laksanakan tugasnya terlebih dulu sampai ditetapkan penggantinya,” kata Agun Gunanjar saat dihubungi Rakyat Merdeka.

Sekadar informasi, Juri terpilih men­jadi anggota KPU Pusat bersa­ma enam orang lainnya yakni; Sigit Pamungkas, Ida Budiati, Arief Bu­diman, Husni Kamil Malik, Ferry Kur­nia, dan Hadar Nafis Gumay.

Agun menilai, meski Juri rangkap jabatan dia memastikan tak akan ada konflik kepentingan.

“Kan KPU itu bersifat kolektif kolegial dan KPU bukan personel tapi lembaga dan pu­nya perangkat sistem. Sama de­ngan pergantian DPR, jadi biasa-biasa sa­ja,” kata­nya.

Bekas Ketua KPU Jakarta yang kini menjadi politisi Partai Gerin­dra, M Taufik, menilai lebih baik Ju­ri tetap diberikan kesem­pa­tan membantu pelaksanaan pil­kada.

“Sebaiknya dia tetap diberi ke­sempatan supaya bisa berkoordinasi bersama kawan-kawannya. Lagi­pu­­la kan pemungutan suara Pilkada DKI sebentar lagi,” kata pria yang pernah menjadi terpidana kasus ko­rupsi ini. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya