Berita

DPR Satroni Kantor Pajak Pingin Cari Imitasinya Gayus Tambunan

SELASA, 13 MARET 2012 | 10:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Panja Mafia Hukum dan Pajak Komisi III DPR menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, di Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Namun lucunya sebelum sidak para anggota Panja sudah berbicara kepada wartawan.

"Sidak" yang tak lagi mendadak itu dilakukan untuk melakukan pengawasan, apalagi akhir-akhir ini ada nama pemain baru di perpajakan, Dhana Widyamika yang sering disebut orang Gayus Tambunan kedua.

"Kita Sidak ingin mengetahui langkah-langkah Ditjen Pajak untuk membenahi sistem pengawasan. Kenapa bisa sampai muncul Dhana, jangan-jangan ada yang seperti Gayus," kata anggota Komisi III, Martin Hutabarat, kepada wartawan sebelum berangkat menggunakan bus DPR ke di Ditjen Pajak, di Nusantara III DPR, Selasa, (13/3)


Martin menegaskan, perpajakan seharusnya steril dari kucing-kucing dan tikus-tikus perpajakan. Lebih jauh politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, dengan banyaknya kasus korupsi di perpajakan, menyadarkan publik bahwa pajak rawan disalahgunakan.

"Kembali muncul kasus Dhana. Kok bisa rekening bisa begitu besar? Kita harus kritis terhadap pajak. Dirjen Pajak sudah lakukan apa, untuk benahi internal Ditjen pajak," bebernya

Martin meyakini, ada mafia di perpajakan. Pihaknya pun berjanji dari hasil kunjungan ini akan memberikan saran kepada pemerintah mengenai pengawasan dan peradilan pajak

"Rekomendasi ke penegak hukum mencari celah untuk menghindari kebocoran pajak. Harus ada kemauan politik untuk menggenjot pendapatan dari pajak," paparnya

Sidak ini diketuai Ketua Panja Mafia Hukum dan Pajak Tjatur Sapto Edy yang beranggotakan 15 orang.

"Ada kemungkinan pemanggilan terhadap Dirjen Pajak, mengenai lemahnya pengawasan," tambahnya.[ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya