Berita

Ampil Sample Air Kawah/RMOL

Meski Ikan Mati dan Gelembung Kian Bertambah, Warga Tetap Dekati Kawah Galunggung

SABTU, 18 FEBRUARI 2012 | 20:31 WIB | LAPORAN:

RMOL. Jumlah gelembung di kawah Gunung Galunggung Tasikmalaya, kian bertambah dan menyebar. Petugas dari tim Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BPVMBG) Bandung, siang ini (Sabtu, 18/2) melakukan pengambilan sample air kawah Galunggung. Selain itu petugas juga melakukan pengukuran suhu dan kadar keasaman.
 
Hasil dari pengambilan sample ini akan dibawa ke laboratorium guna diteliti, terkait adanya peningkatan aktifitas kegunungapian.

Fakta di kawah menunjukan, ternyata jumlah gelembung kian bertambah banyak dan menyebar.
 

 
Heri Supartono, petugas pemantau Gunung Galunggung, menghimbau kepada seluruh warga agar tenang, meskipun statusnya masih waspada.
 
Hingga saat ini kondisi air danau kawah Galunggung masih terlihat kuning pekat,  dengan semakin banyaknya lokasi gelembung air.
 
Status Gunung Galunggung masih waspada dan masyarakat agar tidak mendekat ke kawah hingga radius 0,5 Km.
 
Namun peringatan tersebut tidak diindahkan beberapa warga. Meski jalan ke kawah sudah dipasang garis polisi, warga tetap mendatangi kawah danau Galunggung. Disana warga mengambil ikan yang mulai lemas.
 
Memang akibat kenaikan aktifitas Gunung Galunggung, sejumlah ikan mati di sekitar danau kawah Galunggung. Sehingga warga tertarik untuk mengambil ikan-ikan tersebut.
 
Keberadaan ikan tersebut memang sengaja ditanam warga saat danau tersebut kondisi normal. Bahkan sebelumnya banyak warga dan pengunjung sengaja memacing di danau tersebut. Dengan kondisi kenaikan status dan kenaikan aktifitas kegunung apian, petugas khawatir area kawah bisa mengandung gas beracun yang membahayakan. [arp]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya