Berita

supardi/rmol

Keluarga: Pak Pardi Dimakamkan di Belanda

MINGGU, 12 FEBRUARI 2012 | 13:35 WIB | LAPORAN:

Redaktur Senior Rakyat Merdeka Online, Ahmad Supardi Adiwijaya, akan dimakamkan di Zaandam, Negeri Belanda, kota yang didiaminya sejak 1990.

Pak Pardi, demikian ia biasa disapa para kerabat dan kenalannnya, meninggal dunia hari Jumat lalu (10/2) dalam usia 71 tahun. Selama sepekan sebelum menghembuskan nafas terakhir, suami Tatiana Supardi Bogdanova dan ayah dari Iman, Agustina, Saleh dan Hani terbaring dalam keadaan koma akibat serangan jantung.

Menurut putri sulung Pak Pardi, Agustina Supardi, pihak keluarga masih mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pemakaman. Dia juga mengatakan bahwa ayahnya akan dimakamkan di Belanda. Selain karena memang hal itu adalah wasiat sang ayah, Agustina juga mengatakan, ibunya pasti tidak mengizinkan ayahnya dimakamkan jauh dari keluarga, dalam hal ini istri dan akan-anaknya.

"Ayah minta dimakamkan di Belanda, dekat dengan ibu dan anak-anaknya," ujar Agustina, seperti dikutip jurnalis senior Rakyat Merdeka Group, Kartika Sari, yang menghubunginya.

Sebelumnya beredar informasi yang disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo, yang kebetulan sedang berada di Belanda. Menurut Roy, jenazah Pak Pardi akan dikirim ke Indonesia untuk dimakamkan pekan depan. Roy juga mengatakan, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia sangat serius dalam proses pemulangan jenazah Pak Pardi.

Pak Pardi meninggalkan Indonesia pada tahun 1962 untuk menuntut ilmu di Rusia. Menyusul huru-hara 1965, kehilangan hak dan statusnya sebagai warga negara Indonesia. Pada tahun 1990, Supardi dan keluarga pindah ke Belanda. Di negeri inilah ia mendapatkan suaka dan diterima sebagai warga Belanda (citizenship). Pada 1994 untuk pertama kali ia kembali ke Indonesia. Lalu, 13 tahun kemudian, ia kembali mengantongi paspor Garuda. [ysa]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya