Berita

wisma atlet/ist

Paul Iwo, Pintu Masuk Membongkar Kejahatan Korporasi PT DGI

KAMIS, 09 FEBRUARI 2012 | 14:05 WIB | LAPORAN:

RMOL. Salah seorang yang harus ditelusuri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, Palembang adalah Paul Iwo.

Koordinator Satuan Kerja Anti Korupsi Forum Renovasi Indonesia (SKAK FRI), Bob Randilawe mengatakan, Paul Iwo harus diusut karena bisa menjadi pintu masuk membongkar kejahatan korporasi yang dilakukan PT Duta Graha Indah Tbk.

"Paul Iwo adalah subkontraktor dalam proyek pembangunan Wisma Atlet. Paul Iwo sendiri adalah pemilik PT Triofa Perkasa. Perusahaan yang terletak di Pulogadung Jakarta ini bergerak dalam bidang pengadaan alat-alat olahraga," kata Bob kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (9/2).


Sumber di KPK, menyebutkan bahwa perusahaan milik Paul Iwo ini kerap menyubkontraki proyek-proyek di Kemenpora. Salah satunya adalah proyek pembangunan Wisma Atlet. Tercatat mereka pernah menangani beberapa proyek besar seperti proyek pembangunan Track Sintetis Stadion Sapta Marga Akademi Militer, Magelang di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Sumber lain juga mengatakan, Paul Iwo adalah adik kandung dari Frans Iwo yang disebut-sebut merupakan ipar Benny K Harman, Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat. Frans Iwo juga partner dari Theodore Permadi Rachmat (mantan Direktur Astra Internasional) di Grup Kirana Megatara yang yang menggarap bisnis perdagangan karet (crumb rubber)," sambung Bob.  

Ada dua hal yang menarik tentang Paul Iwo ini, ujar Bob Randilawe. Pertama, mantan Sesmenpora, Wafid Muharram tak pernah memberitahukan Paul Iwo soal akan adanya proyek ini. “Jadi, harus diselidiki bagaimana bisa Paul Iwo ini mendapat informasi proyek Wisma Atlet?” kata Bob.

Yang kedua menurut Bob, Paul Iwo dikenal sebagai pengusaha atau rekanan di lingkungan Kemenpora. Oleh karena itulah, mengutip pernyataan Wafid, Paul Iwo-lah yang dipercaya mengubungi Direktur Utama PT Duta Graha Indah,  Dudung Purwadi, dan mengajak atasan Mohammad El Idris itu bertemu di kantornya, lantai tiga kantor Kemenpora. Sebenarnya, dari titik sini saja, seharusnya penyidik sudah tahu siapa jaringan yang berperan dalam kasus suap Wisma Atlet. “Tapi saya meyakini KPK akan menangkap dalang sebenarnya dari kasus ini, ini hanya masalah waktu saja,” tutup Bob Randilawe.[arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya