Berita

ilustrasi/ist

Meras Mahasiswa, Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi

RABU, 01 FEBRUARI 2012 | 19:32 WIB | LAPORAN:

RMOL. Praktek pemerasan kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh IRM (25), wartawan gadungan yang mengaku dari televisi swasta, Trans 7. IRM ditangkap polisi sektor Pamulang lantaran berusaha memeras mahasiswa dari Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang Selatan (Tangsel).

Selain memeras, dia mengaku bekerja di Trans 7 sebagai kameramen dan memberikan harapan kepada mahasiswa Unpam apabila mau bergabung dengan organisasinya akan dibekerjakan di Trans 7.

Terbongkarnya IRM yang mengaku sebagai wartawan Trans 7 gadungan berawal, dia meminta para mahasiswa untuk mengumpulkan data identitas dan sejumlah uang untuk mengadakan sebuah seminar di Unpam, kemudian jika seminar yang direncanakan bisa berjalan, mahasiswa tersebut akan dipekerjakan di Trans 7.


Menurut saksi mata, Dea Annisa, mahasiswi Unpam fakultas ekonomi semester lima saat ditemui di Polsek Pamulang menjelaskan, saat kali pertama bertemu dengan IRM, dia mengaku pernah bekerja di Metro TV, lalu dia pindah kerja di Trans 7 sebagai kameramen.

"Dia menunjukkan ID card nya bertuliskan nama lengkap berikut gelar sarjana dan jabatannya sebagai kameramen di Trans 7, lalu sambil menyodorkan proposal seminar dia meminta uang kepada kami, saya curiga dan langsung saya laporkan ke polisi," aku Dea kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (1/2).

Sementara, IRM saat di Polsek Pamulang mengelak jika dirinya memeras mahasiswa untuk acara seminarnya, namun dia mengakui bahwa atribut Trans 7 yang dia pakai adalah miliknya.

"Saya dapat kemeja Trans 7 dari kakak saya, dan saya sengaja buat ID Card untuk memudahkan urusan saya," aku IRM saat diinterogasi.

Kapolsek Pamulang, Komisaris Polisi Zulkifli Muridu mengatakan, IRM ditahan lantaran berusaha memeras, memalsukan identitas dan menipu mahasiswa.

"Tersangka kami tahan karena telah melanggar pasal 263 jo 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara," kata Zulkifli. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya