Berita

demokrat/ist

Rufinus Hutauruk: Kalau Demokrat Terus Berburuk Sangka, Berarti Partai Ini Tolol

KAMIS, 19 JANUARI 2012 | 14:37 WIB | LAPORAN:

RMOL. Advokat Rufinus Hutauruk menegaskan, kliennya, M. Nazaruddin tidak melakukan manuver dan berupaya menyeret elit-elit Partai Demokrat dalam kasus suap Wisma Atlit dan beberapa dugaan kasus suap proyek APBN lainnya.

"Kita tidak menarik-narik elit Demokrat," kata Rufinus dalam perbincangannya dengan Rakyat Merdeka Online, Kamis (19/1).

Di dalam kasus Wisma Atlet, imbuh Rufinus, Nazaruddin dituduh menerima uang dari PT DGI, dan yang ingin Nazaruddin beberkan adalah uang itu masuk ke kas perusahaan, yakni Permai Grup yang dimiliki Yulianis dan Anas Urbaningrum.


"Kita hanya ingin mendudukan persoalan bahwa uang ini adalah uang badan hukum, Permai Grup yang dimiliki Yulianis dan Anas," katanya lagi.

Masih katanya, kalau Demokrat kebakaran jenggot dan berfikiran negatif atas apa yang dilakukan Nazaruddin, berarti Partai Demokrat tak mengerti kasus ini. "Ini berarti orang-orang Demokrat tolol semua," kesal Rufinus.

Memang Partai Demokrat seperti kebakaran jenggot atas semua manuver Nazaruddin di persidangan. Salah satunya adalah Kepala Biro Hukum dan Perundang-undangan Partai Demokrat, Jemmy Setiawan. Ia mengatakan, mantan Bendahara Umum Demokrat Nazarudin bukan seorang politisi, akan tetapi Nazar hanyalah seorang pemain teater.[arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya