demokrat/ist
demokrat/ist
RMOL. Advokat Rufinus Hutauruk menegaskan, kliennya, M. Nazaruddin tidak melakukan manuver dan berupaya menyeret elit-elit Partai Demokrat dalam kasus suap Wisma Atlit dan beberapa dugaan kasus suap proyek APBN lainnya.
"Kita tidak menarik-narik elit Demokrat," kata Rufinus dalam perbincangannya dengan Rakyat Merdeka Online, Kamis (19/1).
Di dalam kasus Wisma Atlet, imbuh Rufinus, Nazaruddin dituduh menerima uang dari PT DGI, dan yang ingin Nazaruddin beberkan adalah uang itu masuk ke kas perusahaan, yakni Permai Grup yang dimiliki Yulianis dan Anas Urbaningrum.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16