m.aji surya/ist
m.aji surya/ist
Politik pada dasarnya sangat kejam. Kuku-kukunya terbukti melukai banyak orang. Bahkan membunuh mereka yang tidak tahu menahu sekalipun.
stateless. Ada pula yang kemudian lari terbirit-birit ke beberapa negeri Barat untuk mencari hidup yang lebih baik.
Mereka yang waktu itu berada di negeri beruang merah, benar-benar kocar kacir. Takut kembali ke Indonesia sekaligus tidak merasa nyaman di negeri orang. Mereka merindukan tanah air dan keluarga namun tersekat oleh tebalnya tembok yang namanya Perang Dingin. Di sisi lain, studi yang mereka lakukan menjadi tidak fokus. Banyak yang terbengkelai dan berhenti di tengah jalan. Beberapa diantaranya tetap tekun belajar hingga menjadi doktor dan profesor lalu mengabdi kepada Uni Soviet dan Rusia.
Salah satu yang terberat yang dihadapi oleh mereka yang kemudian disebut eks Mahasiswa Ikatan Dinas (Eks Mahid), adalah kepedihan hatinya yang terpisahkan dengan keluarga dan tanah airnya tanpa suatu alasan yang jelas. Bahkan, eksistensinya sebagai warga negara dinafikan dengan pencabutan paspornya sehingga dirinya seperti layang-layang yang putus talinya.Terbang melayang entah kemana.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16