Berita

ist

Akankah Polri Dikebiri?

KAMIS, 12 JANUARI 2012 | 14:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Di tengah memburuknya citra kepolisian oleh berbagai kasus seperti Mesuji, Bima dan sandal AAL, kehadiran RUU Kemananan Nasional (Kamnas) mengundang pertanyaan: akankah Polri di kebiri dan digantikan perannya oleh institusi yang cenderung akan bertindak totaliter?

"Potensi totalitarianisme terlihat pada kuasa penyadapan dan penangkapan, substansi ancaman Kamnas serta penentuan definisi keamanan nasional oleh Presiden, Gubernur dan Bupati/Walikota dalam RUU itu," beber pengamat politik dan kepolisian dari Karel Susetyo kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 12/1).

Menurutnya, RUU Kamnas pada pelaksanaannya cenderung dimanfaatkan oleh kekuatan politik yang berkuasa untuk memukul lawan-lawan politiknya dengan dalih keamanan nasional. Jelas, RUU ini sangat berbahaya bagi kelangsungan demokrasi kita.


"Kalau Polri dianggap tidak optimal dalam tugasnya menjaga keamanan nasional maka sebaiknya Polrinya dibenahi berdasarkan reformasi polri yang tertuang dalam granstra Polri. Jangan menarik kewenangan yang diatur dalam UUD 1945 tentang Polri secara sembrono," demikian Karel. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya