Berita

husin abdullah/ist

Usut Tuntas, Jangan Sampai Kasus Mesuji Terjadi di Daerah Lain

MINGGU, 18 DESEMBER 2011 | 12:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dugaan aksi pembantaian warga Mesuji Lampung dan Sumatera Selatan pada April 2011 dan November 2011 yang terekam dalam sebuah video dan sudah dibuka di DPR, sangat disayangkan karena baru terkuak ke publik beberapa hari lalu.

"Kami menyayangkan kejadian yang sudah lama sekali (terjadi) tapi baru terkuak ke permukaan sekarang. Artinya ada aktor intelektual yang memainkan peran penting dalam kasus ini," ungkap tokoh pemuda asal Sumsel, Husin Abdullah kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 18/12).

Meski terlambat baru terungkap, tegas pengurus DPP BM PAN ini, hukum harus ditegakkan. Siapapun yang bersalah dan terbukti melakukan tindakan yang melanggar hukum harus dijerat dengan hukum yang berlaku. Karena kalau dibiarkan, dikhawatirkan pembantaian serupa akan terjadi lagi di tempat lain.


"Aparatpun jika terbukti terlibat harus dihukum. Dan yang tidak kalah penting lagi aktor intelektual yang ada dibelakangnya harus diusut," tukas Husin, kader Pemuda Muhammadiyah ini.

Menurut Husin, komisi independen, seperti Komnas HAM, harus segera menurunkan tim investigasi sampai tuntas dan mengumumkan hasil investigasinya dengan segera.  Apalagi, saat ini berkembang informasi bahwa salah satu cuplikan dalam video itu diambil dari kejadian di Fattani, Thailand. Masyarakat, tegas Husin, jangan dibuat bingung.

"Kapolda Sumsel harus tegas menyelesaikan kasus Mesuji itu. Karena di Sumsel masih ada 9 kabupaten/kota lagi yang punya potensi konflik yang sama antara perusahaan dengan warga," jelas Husin.

Potensi konflik terbuka karena saat ini masih ada ganti rugi lahan warga yang tidak tuntas, sampai mediasi dengan pemerintah daerah yang sering menemui jalan buntu. Pada saat yang sama, terkadang pihak perusahaan terlalu banyak janji tapi kerap diingkari.

"Sampai juga ke persoalan tenaga kerja, warga lokal kurang dilibatkan, sementara orang dari luar daerah yang direkrut. Kasus Mesuji ini menjadi tolok ukur Polri untuk menghadapi potensi konflik pada kasus di daerah lain terutama di Sumsel," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya