Berita

Masadi Pulang ke Tanah Air Setelah Disekap 16 Hari oleh Penculik di Nigeria Utara

SENIN, 14 NOVEMBER 2011 | 22:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Masadi, warna negara Indonesia yang diculik sekelompok orang bersenjata di Nigeria akhirnya bisa kembali ke Indonesia hari ini (14/11). Masadi merupakan seorang staf Kalbe Farma. Dia diculik pada tanggal 23 Oktober lalu di wilayah Kano, Nigeria Utara. Para penculik meminta uang tebusan sebesar 500 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 4,5 milyar untuk membebaskan Masadi.

Belum sempat menerima uang tebusan, empat penculik telah berhasil ditangkap polisi Kano, Nigeria. Setelah 16 hari dalam sekapan penculik, Masadi akhirnya dapat membebaskan dirinya dari tangan penculik yang meninggalkannya sendirian dalam sebuah rumah kosong dan kemudian segera mendapatkan pertolongan dari kepolisian Nigeria yang memang sedang mencari keberadaan Masadi.

Bebasnya Masadi dari tangan para penculik tidak terlepas dari upaya yang dilakukan KBRI Abuja dan Pemerintah Nigeria yang memberikan perhatian yang cukup besar atas kasus penculikan terhadap warga asing di Nigeria.


Ketika penculikan terjadi, KBRI Abuja melalui saluran diplomatik ke Kemlu Nigeria terus meminta Pemerintah Nigeria guna memastikan penanganan kasus penculikan ini mendapat perhatian dari kepolisian. Dan meminta pihak kepolisian agar mengutamakan keselamatan Masadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online dari pihak Kementerian Luar Negeri, rencananya malam ini pukul 23.00 WIB akan dilakukan serah terima Masudi dari Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, kepada pihak keluarga di Direktorat Perlindungan WNI dan BHI. [dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya