Berita

panda nababan/ist

Tim Hukum Panda Nababan ke Bareskrim Cek Kasus M Jasin

SENIN, 14 NOVEMBER 2011 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Politisi sepuh PDI Perjuangan Panda Nababan serius menggugat tindak pencemaran nama baik yang dilakukan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korpusi (KPK) Muhammad Jasin terhadap dirinya.

Dari informasi yang disebar tim kuasa hukum terpidana kasus cek pelawat itu dikabarkan bahwa tim kuasa hukum yang antara lain beranggotakan Juniver Girsang dan Patra M Zen akan mendatangi kantor Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada pukul 11.00 WIB untuk menindaklanjuti laporannya atas tindak pencemaran nama baik yang dilakukan M Jasin.

Kedatangan tim ke Bareskrim untuk mengetahui tindak lanjut dari laporan kuasa hukum Panda sebelumnya ke Kepolisian Sektor Tanah Abang, Mei lalu.


Sedangkan sebelumnya, pada April, Panda Nababan sudah mensomasi M Jasin terkait pernyataannya di salah satu media lokal di Semarang, Jawa Tengah, yang dimuat dua tahun silam. Media dimaksud adalah Suara Merdeka edisi 27 Agustus 2009 berjudul 'Terus Diserang, KPK Pilih Bertahan'.

Menurut kuasa hukum Panda, Patra M Zen, saat itu somasi dilayangkan lantaran pernyataan Jasin yang menyebut anggota Komisi III DPR berinsial PN sebagai orang yang dididuga tersangkut masalah di KPK. Jasin menyebut PN sebagaimana nota testimoni yang dibuat oleh Antasari Azhar, mantan Ketua KPK ke Bareskrim Mabes Polri.

Pernyataan Jasin inilah, lanjut Patra, yang dinilai Panda tidak pantas dan bahkan membuat dirinya ditargetkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004.

Sementara menanggapi langkah Panda itu, Jasin menyebut Panda Nababan terlalu percaya diri. Somasi Panda kepadanya tidak perlu dilakukan kalau Panda tidak berpikir negatif.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya