ist
ist
RMOL. Aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan dilakukan pada tanggal 28 Oktober mendatang hanya ilusi. Peradaban Indonesia (Perindo) tak yakin pada hari Sumpah Pemuda itu bakal ada aksi penolakan besar-besaran terhadap pemerintahan SBY-Boediono.
"Demonstrasi besar-besaran yang digembar-gemborkan hanyalah ilusi," ujar Ketua Umum Perindo, Muslim Hafidz kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Selasa, 25/10).
Ia membeberkan mengapa aksi tiga hari ke depan sebagai ilusi. Pertama, karena pemuda sekarang ini sedang punya hajatan besar, yaitu kongres KNPI. Seluruh elemen mahasiswa, pemuda se-Indonesia berkumpul untuk memilih Ketua Umum KNPI. "Secara personal yang menggerakan adalah individu yang tidak mempunyai basis yang kuat," katanya menyebut alasan yang kedua.
Populer
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50
Senin, 29 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12
Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22