Berita

gita w/ist

RESHUFFLE KIB II

Gita Wirjawan Layak Geser Mustofa Abubakar

SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 11:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Dukungan agar Gita Wirjawan jadi Menteri BUMN terus mengalir. Kali ini datang dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Menurut mereka, Gita akan mampu melakukan reformasi di kementerian BUMN.

"Sosok sekaliber Gita dipandang mampu melakukan reformasi di Kementerian BUMN. Pengalaman global dan penguasaan ekonominya tidak diragukan lagi, penguasaan korporasi yang dimiliki Gita tak kalah mumpuni," ujar Ketua Harian Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Prakoso Wibowo, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 15/10).

Ia menuturkan, satu hal yang tak kalah penting dilakukan oleh kementerian BUMN saat ini adalah mengamankan aset negara. BUMN harus dikembangkan demi kepentingan rakyat banyak. Perlu tata kelola yang baik dan profesional, demi mewujudkan BUMN menjadi perusahaan kelas dunia. Selama ini, program reformasi BUMN melalui konsolidasi BUMN belum terealisasi.


Selain menjadi perusahaan kelas dunia BUMN juga diharapkan menjadi motornya perekonomian nasional, sebab tidak terbantahkan bahwa selama ini Opex (operational expediure) dan Capex (capital expenditure) serta program CSR/PKBL BUMN belum dirasakan oleh rakyat Indonesia, sehingga kementerian BUMN memerlukan seorang sosok menteri BUMN yang bisa menjadikan BUMN sebagai pancuran ekonomi bagi perekonomian rakyat dengan memberikan pengaruh positif pada sektor usaha kecil dan menengah.

Sosok Gita, katanya, menjawab tantangan yang mesti diselesaikan oleh kementerian yang saat ini dijabat Mustafa Abubakar. Prestasi Gita di Badan Koordinasi penanaman Modal (BKPM) bisa dijadikan tolok ukur. Gita mampu menciptakan iklim investasi kondusif bagi investor lokal maupun luar negeri.

"Sosok menteri BUMN yang mumpuni dari kalangan profesional, semisal Gita, akan mampu membuat cita-cita menancapkan kuku BUMN di kancah dunia menjadi kenyataan," tandas Prakoso.[dem] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya