Berita

hary tanoe/ist

Hary Tanoe Masuk Nasdem, Lampu Kuning Bagi Independensi Penyiaran

SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 09:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Keputusan dan langkah Hary Tanoe masuk dan aktif di Partai Nasdem dinilai sebagai lampu kuning bagi dunia pers nasional. Aktivisme politik Hary Tanoe sebagai pemilik MNC Group akan mengganggu independensi penyiaran yang diproduksinya.

"Ini tanda bahaya bagi media. Media dan konsumen media harus lebih awas," ujar Koordinator Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran (KIDP), Eko Maryadi, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 15/10).

Langkah Hary Tanoe, kata Eko, semakin membenarkan gejala oligarki media dengan oligarki politik. Keputusan Hary Tanoe menambah panjang bukti semakin langkanya media penyiaran yang bebas dari afiliasi partai politik tertentu. Sebelumnya, kita tahu, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie memiliki ANTV dan TV One, kemudian Surya Paloh, pemilik Media Group, disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Partai Nasdem.


"Hari Tanoe punya tiga media nasional dan medianya lengkap. Kita melihat ada bahaya bagi terjadinya pemusatan bisnis penyiaran di tangan segelintir orang," katanya.

Ia mengingatkan, pemusatan bisnis penyiaran dan kekuasaan di satu tangan sangat berbahaya bagi demokrasi penyiaran yang ditandai dengan keberagaman isi siaran (diversity of content) dan keberagaman kepemilikan (diversity of ownership).

"Media hanya akan dipakai untuk mencari bisnisnya untuk group sendiri, padahal mengancam keberagaman siaran," tandasnya. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya