Berita

Voli Pantai

Olahraga

Event Test Voli Pantai Kacau Balau

Disaksikan Bos SEA Games
JUMAT, 14 OKTOBER 2011 | 02:17 WIB

RMOL. Hari pertama tes even venue voli pantai yang digelar di area Jakabaring Sport City, Palem­bang berlangsung kacau. Even ini diwarnai beragam ketidaksia­pan dari panitia dan pengembang.

Ironisnya, kekacauan tersebut di­saksikan langsung Wakil Direktur II Panitia SEA Games Pu­sat Mudai Madang. Mudai pun meradang melihat kinerja pe­nyelenggara yang kurang pro­fesional. “Jadi, tolong disiapkan­lah, ini kan event internasional. Malu kita, seperti terkesan tidak serius karena permasalahan kecil,” kata Mudai.

Mudai, yang juga menjabat Ketua Umum KONI Sumatera Se­latan ini, mengingatkan pani­tia untuk secepatnya mengan­tisi­pasi setiap masalah yang timbul di lapangan. Seperti persoalan tek­nis yang dianggap tidak se­mes­tinya terjadi bila panitia be­kerja sesuai standar.

Dalam inspeksi yang terlihat men­dadak tersebut, Mudai me­ne­mukan ketidaksiapan sound system dan listrik serta pemandu acara atau MC. Bahkan, listri da­ri PLN belum juga nyala secara maksimal sehingga panitia tam­pak menggunakan mesin genset berdaya rendah.

Akibatnya, pemandu acara terpaksa menggunakan mikrofon yang hanya bisa didengar dari jarak dekat saja. Dalam tinjauan itu pula, Mudai juga menyak­si­kan dua dari lima lapangan be­lum dihampari pasir dengan ke­tebalan sesuai standar. Sisanya ma­sih menunggu kedatangan pa­sir dari Provinsi Bangka Beli­tung yang masih kurang 2 ribu meter kubik.

Kejuaraan Asia Pasific yang memperebutkan piala Gubernur Cup ini minim persiapan. Koor­dinator Voli Pantai PBVSI, Sla­met Mulyanto mengaku, terjadi gangguan listrik karena volta­se­nya tidak mencukupi. Panitia me­ngantisipasi dengan memakai genset.

Namun, kata Slamet, secara keseluruhan, arena voli pantai ini siap dipakai walau kondisi pe­nye­lesaian baru 97 persen. “Se­ca­ra keseluruhan, voli pantai ti­dak ada problem. Hanya tribun yang ha­rus disiapkan untuk seribu, seka­rang baru 500,” kata Slamet.

Kejuaraan international voli pan­tai Asia Pasific diikuti sem­bi­lan negara, yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Iran, Ma­laysia, Oman, Singapura, Thai­land, dan Timor Leste. Event ini berlang­sung selama empat hari dari 13-16 Oktober mendatang.  [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya