Berita

ist

KPK Harus Awasi Dana Rp 1,1 Miliar SEA Games

RABU, 12 OKTOBER 2011 | 14:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rohmani
mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tindakan pencegahan terhadap potensi penyimpangan penggunaan dana SEA Games. Pasalnya, penunjukan langsung pengadaan barang dan jasa untuk kepentingan penyelenggaraan SEA Games 2011 akan dilakukan.

Belajar dari kasus wisma atlet SEA Games Palembang Rohmani meminta KPK untuk beperan aktif dalam menghindari tindak korupsi pada penunjukan langsung pengadaan barang dan jasa untuk kepentingan penyelenggaraan SEA Games.

"KPK harus menjalankan fungsi pencegahannya. Jangan sampai kasus wisma atlet terulang lagi,” kata Rohmani.

"KPK harus menjalankan fungsi pencegahannya. Jangan sampai kasus wisma atlet terulang lagi,” kata Rohmani.

Menurut Rohmani, kasus pembangunan wisma atlet yang menggunakan cara lelang saja masih terjadi penyimpangan, apalagi kalau penujukan langsung. Peluang korupsi terbuka lebar.

"KPK harus segera turun melakukan tindakan pencegahan karena dana APBNP untuk SEA Game sudah keluar," kata politisi PKS ini.

Rohmani juga menyesalkan Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) yang belum transparan terkait penggunaan dana SEA Games. Hingga hari ini Kemenpora belum menyampaikan proses penggunaan dana tersebut. Terutama pihak-pihak ketiga yang menjadi mitra pemerintah dalam penggunaan dana SEA Games
tersebut.

"Karena penggunaan dana ini tidak seperti biasanya, tidak melalui proses tender, tetapi melalui proses penunjukan langsung maka cara pengawasannya pun harus ketat. Dan pihak Kemenpora harus bersedia kerjasama, melaporkan secara berkala penggunaan dana tersebut. Sayangnya Kemenpora belum transparan hingga saat ini. Kita juga butuh laporannya, untuk melakukan proses pengawasan,” kata Rohmani.

Sekedar mengingatkan, Penunjukan langsung dana SEA Games itu dipayungi Peraturan Presiden N.59/2011 mengenai pengadaan barang dan jasa. Anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan barang dan jasa kepentingan SEA Games sangat besar yakni mencapai Rp1,1 triliun. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya