ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Diraihnya hadiah Nobel perdamaian oleh aktivis demokrasi Yaman, Tawakkul Karim, dinilai sangat positif bagi perjuangan demokrasi dan HAM.
"Hadiah ini menjadi semacam energi tambahan bagi perjuangan membebaskan rakyat Yaman dari belenggu penindasan rezim otoriter Presiden Ali Abdullah Saleh," papar Direktur Pusat Kajian Timur Tengah (PKTT) FISIP UMJ, Hery Sucipto, kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 8/10).
Menurutnya, Spring Arab atau revolusi musim semi di dunia Arab dan Timur Tengah, akan terus berlanjut selama kawasan tersebut diperintah oleh penguasa zalim dan represif.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21