Berita

tanaman ganja/ist

Dunia

Belanda Mulai Batasi Ganja

SABTU, 08 OKTOBER 2011 | 13:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pemerintah Belanda akan mengklasifikasi ganja tingkat tinggi ke dalam kategori obat-obatan terlarang. Artinya, kedai kopi penjual ganja di Belanda tidak lagi bisa menjual ganjanya secara bebas karena hanya ganja tingkat rendah saja yang bisa dijual di kedai kopi.

Peraturan baru pemerintah Belanda tersebut akan membatasi peredaran ganja yang mengandung lebih dari 15 persen THC (tetrahydrocannabinol). Saat ini ganja dengan varietas tinggi, yang sering disebut dengan skunk, telah meningkat peredarannya dan menimbulkan efek yang lebih berbahaya dari sebelumnya.

"Kami melihat ganja dengan kandungan THC di atas 15 persen sebagai obat keras yang mampu meningkatkan kerusakan kesehatan masyarakat," ujar Wakil Perdana Menteri Belanda, Maxime Verhaging, dalam sebuah konferensi pers di Den Hag, sebagaimana dilansir Al Jazeera (Sabtu, 8/10).


Kebijakan yang akan diberlakukan pada awal tahun nanti bisa dikatakan pukulan telak bagi para pemilik kedai kopi. Pasalnya, mereka harus mengganti sekitar 80 persen pasokan skunk mereka dengan verietas yang lebih rendah.

Selain itu kebijakan ini juga akan berarti reputasi Belanda yang terkenal sebagai negara paling toleran di dunia terkait penggunaan narkoba, perlahan pudar.[ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya