busyro/ist
busyro/ist
RMOL. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas mengatakan dugaan kasus suap wisma atlet di kantor Kemenpora lebih rumit ketimbang suap percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi (PPIDT) di kantor Kemenakertrans.
"Wisma atlet jauh lebih kompleks. Tidak mungkin menyelesaikannya lebih dulu dari kasus Kemenakertrans," kata Busyro dalam rapat konsultasi antara Pimpinan DPR dengan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan, di ruang pimpinan DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 3/9).
Busyro menyampaikan hal itu untuk menjawab pertanyaan Wakil Ketua Komisi III DPR, Azis Syamsuddin. Azis menilai KPK sangat reaktif dalam menangani kasus suap Kemenakertrans, sangat cepat memeriksa dugaan keterlibatan Banggar DPR, sementara lambat dalam menangani kasus wisma atlet.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21