Berita

azis/ist

Mengapa Pengusutan Suap Kemenakertrans dan Wisma Atlet Beda?

SENIN, 03 OKTOBER 2011 | 16:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Hukum DPR tidak puas dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan perkara korupsi.

KPK sangat reaktif dalam menangani dugaan kasus suap kemenakertrans, sementara lambat dalam menangani dugaan kasus wisma atlet.

"Ada apa dengan KPK. Penanganan Kemenakertrans reaktif, tapi kalau wisma atlet lambat," ujar Anggota Komisi III DPR, Azis Syamsuddin, dalam rapat konsultasi antara Pimpinan DPR, dengan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan di ruang pimpinan DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 3/10).


KPK, kata Azis, harus menjelaskan hal itu. Agar publik tidak menduga jika KPK memang tidak tebang pilih dan tidak membeda-bedakan kasus.

"Kami tidak mau mengajarkan Buaya berenang. kami yakin KPK, kita semua paham soal hukum. Namun yang harus digaris bawahi bahwa sepanjang penananganan ini sesuai payung hukum yang ada maka kami akan hormati," kata Azis.

Seperti kita tahu, sebulan setelah dugaan kasus suap di Kemenakertrans mencuat, KPK memeriksa empat pimpinan Banggar DPR. Mereka adalah Melcias Markus Mekeng (Ketua), Olly Dondokambey, Tamsil Linrung dan Mirwan Amir (Wakil Ketua). Sementara dalam kasus wisma atlet, KPK baru memeriksa Angelina Sondakh (Anggota Banggar) lima bulan setelah kasusnya ditangani KPK. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya