Berita

chandra/ist

Pengacara Nazaruddin: 500 Ribu Dolar yang Diterima Chandra untuk Pengamanan

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2011 | 23:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Chandra M Hamzah membantah bahwa dirinya menerima uang dari pengusaha terkait proyek E-KTP dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kedua kasus tersebut, kata Chandra, belumlah disidik maupun diselidik KPK. Jadi apa pentingnya penyerahan uang tersebut.

Apa tanggapan Nazaruddin?

Pengacara M Nazaruddin, M Afrian Bondjol, menegaskan, kliennya tidak pernah mengatakan penyerahan uang senilai 500 ribu dolar oleh Andi untuk menghentikan kasus E KTP dan BOS di KPK. Tetapi adalah untuk mengamankan kedua proyek tersebut.


"Dan yang menyerahkannya Andi Narogong, bukan Andi Muhayat seperti yang diperiksa (komisi etik) kemarin," kata Afrian di salah satu televisi swasta (Jumat, 23/9).

Afrian sendiri merasa aneh karena Komite Etik belum juga melakukan apa-apa dan menindak Chandra. Padahal, Abdullah Hehamahua Cs tak perlu mendapat bukti CCTV seperti yang disampaikan kuasa hukum selama ini.

"CCTV itu masalah lain, ini masalah Etika. Pertemuan-pertemuannya terjadi dan pihak-pihak lainnya sudah mengakuinya, termasuk Chandra sendiri," demikian Afrian. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya