Berita

f hamzah/ist

Komite Etik KPK Ribet!

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2011 | 19:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Komisi III DPR, Fachry Hamzah merasa bingung bukan kepalang dengan proses pengusutan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pimpinan KPK.

Komite Etik KPK, dalam kesan Fachry, telah memperumit masalah dalam menelusuri dugaan pelanggaran yang dituduhkan oleh bekas Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin itu kepada beberapa pimpinan KPK.

"Harusnya dibikin simple saja. Ada atau tidak pertemuan-pertemuan itu," kata Fachry saat diwawancara Metro TV beberapa waktu lalu (Kamis, 22/9).


Akibat memperumit diri, pemeriksaaan Komite Etik pun terkesan bertele-tele dan tidak mengena terhadap substansi yang mestinya dilakukan Komite Etik. Persoalannya jadi tambah melebar dan jauh lebih dari itu, telah menimbulkan persoalan baru. Misalnya, lanjut Fachry, muncul tim advokasi dan analisa KPK di bawah pimpinan Endiartono Sutarto.

"Jadi harusnya tidak usah menerima uang atau tidak, tapi ini soal ketemunya saja," pinta politisi PKS ini.

"Wilayah etik gampang, itu soal gampang gitu loh. Panggil semua, dikonfrontasi secara bersama-sama, pake lie detector selesai urusan. Bukan dibikin berseri-seri, berminggu-minggu seperti yang sekarang terjadi," tandas Fachry.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya