RMOL. Penumpang angkutan umum memang harus ekstra hati-hati. Sebab, selain harus bertransportasi kurang nyaman, berbagai tindak kejahatan seringkali terjadi.
Mamah Sadiah (50), jadi korban penipuan di angkutan umum 106 jurusan Lebak Bulus-Parung. Dia mengaku kehilangan uang Rp 2 juta karena dipaksa membeli burung kicau. Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Ciputat.
Mamah bercerita, si penipu mengawali aksinya dengan berpura-pura menjatuhkan plastik hitam. Diketahui, isi plastik itu adalah burung kicau.
Dalam melakukan aksinya ini, pelaku tidak sendirian. Ada lima orang yang berpura-pura saling tidak mengenal. Ada empat laki-laki dan dua perempuan.
"Yang duduk di sebelah saya ngejatuhin bungkusan, dia ngaku tergigit," ungkap Mamah kepada petugas Polsek Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (15/9).
"Terus penumpang lain langsung ngomong kalau burungnya bagus dan mengatakan harganya mahal dan ditawar 3 juta rupiah," jelasnya.
Setelah tawar menawar tapi tidak
deal diantara mereka, kemudian Mamah mengaku ditawari membeli burung itu. "Saya tolak membeli, karena saya kepikiran itu penipuan," ungkapnya.
"Tapi saya dipaksa. Bahkan, turun angkotpun diikuti. Karena terus dipaksa, akhirnya saya kasih uang. Saya takut," ujarnya.
Kapolsek Ciputat Kompol Alip mengatakan penipuan dengan modus ini baru sekali terjadi di wilayahnya. "Baru sekali ini ada kejadian seperti ini," kata Alip kepada di kantornya, Kamis (15/9).
"Kita akan lakukan penyidikan. Kami minta para pengguna angkutan umum berhati-hati. Supaya kasus ini tidak kembali memakan korban," tegasnya.
[dem]