Berita

diani budiarto/ist

PDIP Sudah Cabut Dukungan dari Diani Budiarto

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2011 | 11:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Walikota Bogor Diani Budiarto dijadwalkan menghadap Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat umum, pukul 16.00 WIB (Kamis, 15/9) di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Pemanggilan terhadap Walikota berdasarkan pengaduan yang sudah dua kali dilakukan oleh jemaat GKI Yasmin ke DPR. Walikota tetap tidak punya itikad untuk mematuhi putusan hukum Mahkamah Agung yang mensahkan IMB GKI di Taman Yasmin dan memberi jaminan kebebasan beribadah pada jemaatnya.

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Sundari, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 15/9) memastikan, isi rapat itu secara umum akan memerintahkan Walikota mematuhi putusan hukum yang sah.


Dari keterangan pers yang dikirimkan GKI Yasmin kepada redaksi, diketahui bahwa rapat dengar pendapat umum juga akan menghadirkan pihak pengadu atau korban diskriminasi yaitu GKI Yasmin, didampingi oleh istri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid beserta kelompok-kelompok lintas iman lainnya.

Dan sementara ini, Eva Sundari mengaku enggan berpikir negatif apabila Walikota Bogor bersikeras tidak mau patuh hukum.  

"Kita berpikiran baik dulu, tetap berharap dia mau patuhi hukum. Tapi kalau tidak, kami sudah siapkan pembinaan pada Walikota ini dan kita akan menulis surat kepada Mendagri tentang sikap dia yang melawan hukum," ujar Eva.

Lebih dari itu, dia sangat berharap Diani Budiarto memahami, bahwa tindak pelarangan jajaran Pemkot Bogor terhadap kegiatan ibadah jemaat GKI Yasmin bakal mempunyai efek domino pembangkangan hukum ke daerah lain di Indonesia.

"Kasus GKI Yasmin itu saya takutkan menjadi preseden buruk. Bukan tidak mungkin, sikap nyeleneh itu akan diikuti oleh kepala daerah lain atau menimbulkan gejolak sosial di daerah lain. Lihatlah di Indonesia Timur itu, mereka gerah minoritas di kawasan lain diganggu terus. Janganlah Jawa Barat jadi model yang bikin orang terinspirasi untuk paksakan kehendak," urai Eva.

Lanjut Eva, Walikota Bogor juga mesti tahu dampak politik dari tindakannya yang tidak mematuhi hukum. Dia akui, partainya sendiri sudah sejak dua bulan lalu mencabut dukungan politiknya ke Diani Budiarto.

"Dia kan naik (kedua kalinya pada Pilkada 2009) atas dukungan PDIP, Golkar dan PKS sama banyak partai lainnya. Sejak dua bulan lalu, PDIP sudah cabut mandat dari Walikota karena kami sangat terganggu dengan sikap dia itu. Kami berharap partai lain juga mengikuti langkah kami," tegas Eva.

Diani Budiarto menjadi walikota Bogor untuk kedua kalinya dalam Pilkada 2009 lalu, Berpasangan dengan Ahmad Ruyat, Diani  diusung oleh PDIP, Partai Golkar, PKS, Partai Patriot, PKPI, PPDI, PSI, PBSD, dan PDK.

Selain terkenal lewat kasus pelarangan ibadah GKI Yasmin, Diani Budiarto juga sempat bikin heboh masyarakat karena pernikahannya yang keempat kali dengan seorang remaja berinisial SI (19).[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya