Berita

resepsi diplomatik/ist

Resepsi Diplomatik di Oslo Berlangsung Meriah

SELASA, 13 SEPTEMBER 2011 | 08:07 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sekitar 200 orang dari kalangan pejabat pemerintah, para duta besar, korps diplomatik, perwakilan organisasi internasional, akademisi, pengusaha dan friends of Indonesia memadati halaman Wisma Duta di kawasan Bygdøy, Norwegia.

Kehadiran 200 orang tersebut, kata Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Oslo, Rukmini Tri Setiati, kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 12/9), dalam rangka menyemarakkan penyelenggaraan Resepsi Diplomatik di Oslo, Norwegia, sebagai puncak acara Peringatan HUT ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI di Oslo, Norwegia.

Kata Rukmini, acara yang digelar pada 8 September lalu itu berlangsung sangat meriah.
 

 
Ruangan dan halaman Wisma Duta pun, lanjut Rukmini, tampak semarak dengan hiasan nuansa merah putih, dipercantik dengan rangkaian bunga mawar merah putih yang mewangi. Hadir diantara para tamu, antara lain, Mona Elisabeth Brøther, Acting Chief of Protocol Kementerian Luar Negeri Norwegia.

Setelah memberi ucapan selamat kepada Duta Besar RI di Oslo R.A. Esti Andayani, para undangan menikmati kuliner khas Indonesia berupa kue lumpur, dadar gulung, lumpia, rempeyek, kue keju, dan mie goreng. Hidangan yang menggugah selera tersebut tersaji di hamparan meja beralaskan nuansa warna merah putih. Tidak ketinggalan hidangan favorit para tamu, sate kambing dan sate ayam, disajikan panas-panas langsung dari angkring pembakarannya.

Sambil menikmati hidangan lezat, para undangan dihibur dengan penampilan Ossy Ivarson yang membawakan tari bajidor kahot. Tarian kombinasi gerakan tari Jawa Barat dan Bali ini menampilkan kelincahan dan kedinamisan, dan berhasil memukau para undangan yang menyaksikannya.  

Acara Resepsi Diplomatik secara keseluruhan berjalan lancar dan mendapat perhatian serta apresiasi positif dari para tamu. Beberapa diantaranya memuji kelezatan makanan Indonesia sementara beberapa yang lain mengagumi keindahan tarian Indonesia yang ditampilkan. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya